Tidur adalah kegiatan yang dapat membantu mengembalikan energi serta kebugaran tubuh. Tidak hanya untuk fisik, tidur yang berkualitas juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Oleh karena itu, mengingat efeknya yang signifikan, penting untuk memikirkan cara memaksimalkan momen tidur Anda, salah satunya dengan posisi tidur yang baik.
Setiap orang bisa memiliki posisi tidur favorit. Namun, yang favorit tidak selalu tepat. Misalnya, badan justru terasa pegal saat bangun atau jadi memiliki gangguan tidur berkepanjangan. Bagaimana Anda tidur sebenarnya memang perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan agar tidur lebih berkualitas. Lalu posisi tidur yang baik untuk kesehatan itu yang seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini.
Mengaplikasikan posisi tidur yang kurang tepat dapat mengganggu produktivitas harian. Di level yang lebih serius, Anda bisa mengalami sakit secara fisik seperti sakit leher, punggung, bahkan masalah pernapasan. Oleh karena itu, coba ketahui kebutuhan Anda dan temukan posisi tidur yang baik agar terhindar dari berbagai risiko tersebut.
1. Posisi Tidur Telentang
Posisi tidur telentang adalah jenis yang umum diketahui. Tidur dengan posisi ini memungkinkan kepala, leher, dan tulang belakang dalam posisi sejajar. Artinya, Anda akan mengurangi beban tekanan yang bisa terjadi di area punggung atau sendi. Selain itu, posisi ini juga membantu mengurangi potensi naiknya asam lambung.
Meski demikian, tidur dengan posisi ini dapat menyebabkan munculnya dengkuran. Posisi tidur telentang juga tidak cocok untuk seseorang yang memiliki masalah
sleep apnea atau gangguan tidur yang berpotensi serius ketika napas berhenti. Posisi ini juga tidak disarankan untuk seseorang yang memiliki masalah pada punggung.
2. Posisi Tidur Menyamping
Jenis posisi tidur yang baik berikutnya adalah tidur menyamping. Posisi ini sering direkomendasikan, terutama untuk menyamping ke arah kiri. Kelebihan yang ditawarkan mencakup berkurangnya dengkuran, mengurangi potensi mulas dan sakit perut, hingga membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Posisi ini cocok untuk yang sering mengalami
sleep apnea. Namun, penting diperhatikan bahwa posisi tidur menyamping atau miring ini juga dapat membuat tubuh kaku, misalnya pada area bahu.
3. Posisi Tidur Meringkuk
Lebih dari 40% orang tidur dalam posisi tidur meringkuk atau seperti janin. Ini juga posisi paling umum bagi kaum perempuan. Sebagai variasi dari tidur menyamping, kelebihan posisi ini adalah dapat membantu meminimalisir dengkuran hingga mengurangi tekanan pada punggung.
Berpotensi memiliki efek yang sama, tidur meringkuk juga bisa membuat tubuh kaku saat bangun. Selain itu, kemungkinan lain yang dapat timbul adalah adanya tekanan tambahan pada perut. Solusi agar tetap nyaman tidur dalam posisi ini, Anda bisa coba menambahkan bantal di depan dada agar tubuh tidak terlalu meringkuk.
4. Posisi Tidur Tengkurap
Posisi tidur satu ini tidak terlalu diminati sebagian besar orang. Ini karena tidur dengan posisi tengkurap bisa menambah tekanan pada otot leher, perut, sendi, dan saraf. Leher dan tulang belakang yang tidak bisa sejajar berpotensi membuat tubuh tidak nyaman. Efek yang bisa muncul adalah tegang, kebas, hingga nyeri.
Meski terdengar sangat negatif, posisi tidur ini ternyata cocok diterapkan untuk Anda yang memiliki kebiasaan mendengkur ringan. Namun, lebih disarankan untuk tetap menambahkan bantal agar menyanggah dahi serta memposisikan wajah atau kepala menghadap ke bawah, bukan ke samping.
5. Posisi Tidur
Starfish
Gambaran posisi tidur ini mirip seperti bintang laut, yakni telentang dengan posisi lengan serta tungkai yang terbuka lebar. Sebagai variasi dari posisi telentang, posisi tidur starfish ini baik untuk para penderita GERD atau dispepsia dan tidak disarankan untuk mereka yang kerap mengalami sleep apnea.
Baca juga: 7 Cara Agar Cepat Tidur yang Mudah dan Ampuh
Pertanyaannya sekarang adalah posisi tidur seperti apa yang cocok untuk Anda? Setiap orang bisa memiliki pendekatan yang berbeda, jadi Anda bisa coba bereksperimen dengan beberapa posisi sampai menemukan posisi yang paling nyaman dan membuat tidur Anda lebih berkualitas.
Dikutip dari
Healthline, berikut adalah tabel yang bisa Anda gunakan sebagai acuan untuk memilih posisi tidur yang baik sesuai kondisi kesehatan.
Kondisi | Posisi yang Bisa Dicoba | Tips |
---|---|---|
low back pain | menyamping, meringkuk, telentang | Saat tidur menyamping, coba letakkan bantal di antara lutut untuk membantu penyelarasan tulang belakang. |
neck pain | telentang, menyamping | Gunakan bantal yang lebih tebal jika tidur miring dan bantal yang lebih tipis saat tidur telentang. |
sleep apnea, mendengkur | menyamping, meringkuk, tengkurap | Jika tidur tengkurap, coba letakkan bantal di bawah panggul dan pertimbangkan untuk menggunakan bantal yang lebih tipis di bawah kepala. |
hip atau knee pain | telentang | Coba letakkan bantal di bawah lutut untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang. |
hamil | meringkuk, menyamping | Bereksperimenlah dengan menggunakan bantal tambahan untuk menambah kenyamanan. |
Nah, sekarang Anda sudah mengetahui berbagai posisi tidur yang baik. Pastikan Anda mencoba berbagai posisi dengan tetap menyesuaikan kondisi kesehatan. Posisi tidur yang tepat bisa meningkatkan kenyamanan saat tidur, membantu tidur lebih berkualitas, dan pada akhirnya membuat tubuh lebih bugar ketika bangun.