Pernah merasa gatal bahkan sampai timbul ruam merah saat bangun tidur? Waspada, bisa jadi Anda sedang mengalami gigitan kutu kasur. Serangga berbentuk pipih dan kecoklatan ini biasanya bersembunyi di area kasur, bantal, karpet, dan berbagai celah perabotan. Kutu kasur sendiri tertarik pada panas tubuh manusia dan hidup dari menghisap darah.
Jika digigit kutu kasur, Anda bisa jadi tidak langsung menyadarinya. Gejala awal pada kulit pun umumnya tidak terlalu mencolok. Lalu bagaimana mengenalinya? Agar tidak bingung dan salah penanganan, mari pelajari lebih jauh mengenai ciri-ciri gigitan kutu kasur hingga cara mengatasinya di bawah ini.
Banyak orang masih sulit mengenali seperti apa itu gigitan kutu kasur. Gejala gatal yang mirip dengan gigitan nyamuk juga membuat orang tidak langsung menyadarinya. Dikutip dari Healthline, kutu kasur akan mengeluarkan sedikit zat anastesi ke dalam tubuh sebelum menggigit, sehingga reaksi gatal pada kulit baru akan muncul beberapa hari berikutnya.
Meski demikian, Anda bisa mengenali gejala serangga kecil ini melalui ciri-ciri yang khas berikut:
Baca juga: 10 Cara Membasmi Kutu Busuk dengan Efektif dan Sampai Tuntas
Gigitan kutu kasur sebaiknya tidak diremehkan. Ketika rasa gatal akibat gigitan timbul, pastikan Anda tidak menggaruknya karena berisiko melukai kulit bahkan menyebabkan infeksi. Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa gatal tersebut adalah dengan membersihkan area gigitan menggunakan air dan sabun. Alternatif lainnya adalah dengan menggunakan kompres dingin.
Jika rasa gatal terus berlanjut dan semakin mengganggu, beberapa opsi pengobatan yang bisa dipilih adalah:
Jika kondisi masih tidak membaik juga bahkan lebih parah, ada baiknya untuk segera mengunjungi dokter agar tidak terjadi infeksi atau komplikasi lebih lanjut.
Baca juga: Atasi Gatal Karena Tungau dengan Cara Jitu Berikut Ini
Beberapa kebiasaan buruk bisa menyebabkan munculnya kutu kasur, terutama yang dilakukan di area tempat tidur. Untuk menghilangkannya, coba terapkan berbagai tips berikut:
1. Selalu menjaga kebersihan
Kebiasaan seperti menumpuk pakaian kotor di kasur sebaiknya dihentikan. Pastikan Anda selalu menjaga kebersihan rumah, terutama berbagai lokasi yang disukai oleh kutu kasur. Jadwalkan mengganti sprei secara rutin serta mengganti sarung bantal setidaknya seminggu sekali. Jika diperlukan, Anda juga bisa mencuci pakaian, sprei, dan sarung bantal yang kotor dengan air panas.
2. Gunakan
vacuum cleaner
Kutu kasur adalah jenis serangga yang tidak kasat mata. Untuk membasmi serangga satu ini secara efektif, Anda bisa menyewa jasa cleaner profesional atau melakukannya sendiri menggunakan vacuum cleaner. Bangun kebiasaan untuk memvakum area persembunyian kutu kasur.
3. Perbaiki celah di rumah
Bagian lain yang harus diperhatikan adalah celah-celah di rumah. Perbaiki retakan tembok, lantai, perabotan, dan lainnya agar tidak menjadi lokasi munculnya kutu kasur. Selain itu, hindari penggunaan barang-barang bekas yang bercelah atau mudah terlipat karena bisa memancing munculnya kutu kasur.
4. Periksa area penginapan
Tidak hanya di rumah, Anda juga bisa mengalami gigitan serangga kecil ini di luar rumah. Misalnya, saat berlibur dan menyewa penginapan. Inilah mengapa penting untuk selalu memperhatikan kebersihan area kasur, sofa, hingga furnitur yang tersedia di hotel atau lokasi tinggal sementara Anda.
5. Pastikan kualitas kasur
Jika Anda membeli kasur, pastikan untuk selalu memeriksa ulang kualitas kasur termasuk dari sisi kebersihannya. Jangan sampai harapan untuk tidur nyaman dengan kasur baru justru menjadi pengalaman buruk karena mengalami gigitan kasur.
Nah, itulah penjelasan mengenai gejala gigitan kutu kasur hingga cara mengatasinya. Bangun kebiasaan untuk selalu menjaga kebersihan di mana pun, terutama di area tempat Anda tidur.