Apakah Anda pernah mengalami sakit atau gatal pada kulit saat bangun tidur di pagi hari? Bisa jadi itu disebabkan oleh gigitan serangga kasur atau biasa disebut dengan kutu kasur. Serangga kecil berjenis Cimex Lectularius dan Cimex Hemipterus biasa bersarang di sofa, bantal, atau berbagai benda berbahan kain lainnya.
Gigitan serangga kasur dapat menyebabkan reaksi alergi seperti kemerahan, sakit, dan gatal pada kulit. Bahkan pada beberapa kasus, dapat menyebabkan iritasi dan memicu anafilaksis (alergi yang bisa mengancam nyawa). Kebiasaan menggaruk bekas gigitan serangga kasur dapat menimbulkan infeksi serius yang bergejala mual, muntah, pusing, demam, menggigil, hingga sesak napas.
Secara umum, tidak ada metode khusus dalam mengobati kulit yang gatal akibat gigitan serangga kasur karena sebagian besar kasus luka gigitan serangga kasur dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu seminggu. Namun, langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa gatal tersebut dengan cara membersihkan area gigitan serangga menggunakan air dan sabun.
Langkah ini penting sebagai tindakan pencegahan infeksi pada kulit. Selanjutnya, jika gatal masih berlanjut atau muncul pembengkakan parah dan meradang, maka Anda dapat menggunakan beberapa pengobatan seperti obat minum dan krim anti gatal yang diresepkan oleh dokter.
Baca juga: Kenali Gejala Gigitan Kutu Kasur dan Cara Mengatasinya
Gigitan serangga kasur dapat terjadi ketika seseorang secara tidak sengaja membawa kutu kasur ke tempat tidur. Serangga ini bisa hadir dan merayap melalui pakaian atau benda lain yang kemudian bersembunyi di sekitar kasur.
Serangga kasur akan beraksi pada malam hari untuk menghisap darah dan akan bersembunyi pada siang hari. Tidak hanya pada area kasur, serangga ini juga dapat bersembunyi di beberapa tempat, seperti karpet, gorden, bantal, dan lainnya.
Selain faktor ketidaksengajaan, serangga kasur juga bisa hinggap karena kurangnya menjaga kebersihan kasur dan lingkungan sekitarnya. Contohnya seperti jarang mengganti tirai, sarung bantal, dan seprai. Kemudian membiarkan debu di area kamar juga menjadi penyebab serangga senang bersarang di kasur.
Baca juga: Tungau Adalah : Ciri-Ciri dan Cara Ampuh Membasminya
Setelah gejala gigitan serangga kasur ditangani, maka tindakan selanjutnya adalah memberantas tuntas serangga kasur agar tidak lagi bersarang dan tinggal di area kasur Anda. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Cuci pakaian, tirai, sarung bantal, dan seprai yang Anda menggunakan air panas untuk membunuh serangga di dalamnya. Untuk membersihkan barang di area kasur yang tidak bisa dicuci, maka bisa menjemurnya di bawah sinar terik matahari minimal selama 30 menit.
2. Bersihkan kasur lalu jemur di bawah sinar matahari untuk membasmi serangga kasur serta mengurangi kelembaban. Tidak selalu di bawah terik sinar matahari secara langsung, Anda juga bisa menjemur di dalam ruangan yang mendapat paparan sinar agar kualitas material kasur terjaga.
3. Setelah dijemur, gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu, tungau, dan telur serangga secara maksimal dari tempat persembunyiannya.
4. Langkah terakhir untuk membasmi serangga kasur adalah dengan menggunakan cairan insektisida. Produk ini mudah didapatkan karena banyak ditemui di pasaran. Namun perlu berhati-hati dalam memilih cairan, pastikan Anda memilih cairan yang sudah terbukti aman dan tidak mengganggu pernapasan. Selain itu, jangan lupa perhatikan petunjuk penggunaan cairan insektisida sebelum digunakan.
5. Setelah melakukan berbagai tindakan di atas, jangan lupa untuk memasang kawat anti serangga yang dilapisi dengan cairan pestisida untuk mencegah serangga datang kembali dan mengganggu kesehatan.
Nah, itulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui terkait gigitan serangga kasur. Jangan lagi panik berlebihan dengan mengenali gejala gigitannya sejak awal. Pastikan Anda membersihkan dan merawat kasur secara rutin untuk membasmi serta sebagai bentuk pencegahan juga.