Posisi tidur berperan penting terhadap kualitas tidur seseorang. Jika tidak dilakukan dengan tepat, seseorang bisa mengalami keluhan seperti munculnya gangguan tidur hingga badan yang terasa pegal saat bangun. Posisi tidur yang tepat juga bisa memiliki manfaat spesifik. Misalnya, tidur menyamping kerap dinilai sebagai posisi tidur yang baik untuk jantung.
Untuk mendukung kesehatan jantung, tidur menyamping memang dianjurkan. Namun, tetap penting diingat bahwa kondisi setiap orang bisa berbeda sehingga posisi tidur juga tidak selalu sama. Ada yang perlu menyamping ke kiri, lalu ada pula yang lebih baik menghadap ke kanan. Manakah posisi tidur yang baik untuk jantung Anda? Nah, mari simak dulu pembahasannya di bawah ini.
Posisi Tidur Miring ke Kiri
Posisi tidur menyamping memang terasa nyaman untuk kebanyakan orang. Posisi ini juga dinilai aman untuk beberapa kondisi seperti untuk mereka yang memiliki asam lambung karena mencegah terjadinya refluks. Selain itu, tidur dengan miring ke kiri juga tergolong posisi tidur yang baik untuk jantung karena posisi ini akan melancarkan sirkulasi darah menuju jantung.
Jika Anda memiliki debar jantung yang kurang cepat (bradikardi), tidur menyamping ke arah kiri sangat disarankan karena akan membantu menaikkan
heart rate dan meminimalisir risiko
heartburn.
Posisi Tidur Miring ke Kanan
Menyamping ke arah kanan adalah opsi posisi tidur lainnya yang dikenal baik untuk menjaga kesehatan jantung. Posisi tidur ini bisa dipilih oleh mereka yang tidak memiliki kondisi jantung khusus atau yang terbilang normal. Dengan tidur miring ke kanan, seseorang bisa lebih rileks karena menurunnya detak jantung, mendorong perbaikan cardiac output, hingga mencegah organ jantung terhimpit oleh organ lain di rongga dada.
Tidur miring ke kanan juga baik untuk para penderita sleep apnea atau gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan sering berhenti selama tidur. Posisi ini dinilai dapat membantu mengurangi sesak serta melancarkan pernapasan.
Baca juga: Ini Berbagai Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Dada
Pentingnya Tidur untuk Kesehatan Jantung
Tidur dapat secara langsung memengaruhi kesehatan, termasuk kesehatan jantung. Inilah mengapa memperhatikan kebiasaan tidur menjadi penting. Orang dewasa setidaknya harus tidur selama 7 jam per hari. Tanpa momen tidur yang cukup, seseorang bisa lebih berisiko mengalami penyakit jantung atau serangan jantung. Terlebih jika Anda sudah memiliki riwayat kesehatan khusus, maka tidur yang tidak berkualitas akan memperparah kondisi tersebut.
Peneliti
American Heart Association menemukan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan penumpukan kalsium di arteri jantung. Ketika kalsium menumpuk di arteri Anda, ini menyebabkan plak yang dapat membuat Anda berisiko terkena serangan jantung. Dalam studi tersebut, kurang tidur satu jam setiap malam meningkatkan risiko penumpukan kalsium di arteri sebesar 33%. Dan orang yang tidur kurang dari enam jam per malam memiliki risiko terbesar mengalami perubahan pada arteri jantung.
Tips agar tidur lebih berkualitas:
1. Kenali masalah atau gangguan tidur yang Anda alami, lalu coba konsultasikan dengan dokter untuk mengatasinya.
2. Bangun kebiasaan tidur yang baik. Buat jadwal tidur dan bangun yang sama untuk menjaga alarm alami tubuh.
3. Seimbangkan dengan menjaga pola makan dan menurunkan berat badan ke angka yang ideal.
4. Olahraga rutin dan terapkan pola hidup sehat umum lainnya.
Posisi tidur yang baik untuk jantung pada akhirnya tetap disesuaikan ulang dengan kondisi kesehatan yang dimiliki. Anda bisa memilih posisi miring ke kiri untuk meningkatkan
heart rate dan miring ke kanan untuk menurunkan detak jantung agar rileks serta membuat jantung tidak terhimpit organ lain. Jangan lupa menjaga pola makan serta melakukan kebiasaan sehat lainnya untuk mencapai momen tidur yang berkualitas.