Sakit pinggang menjadi keluhan yang cukup umum ketika perempuan sedang haid. Rasa nyerinya bisa bersifat ringan hingga parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tidak sedikit pula yang akhirnya menjadi sulit tidur karena merasa tidak nyaman. Posisi tidur saat sakit pinggang haid yang salah bisa memperparah kondisi tersebut. Padahal tidur sendiri merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi agar metabolisme tubuh dapat berfungsi dengan baik.
Rata-rata orang dewasa membutuhkan tidur setidaknya 7-9 jam per malam. Namun, perempuan di masa pre menstruasi dan menstruasi bisa kurang tidur karena berbagai gangguan yang muncul seperti sakit pinggang. Sebenarnya mengapa perempuan sakit pinggang saat haid? Bagaimana posisi tidur yang tepat agar tidak memperparah kondisi tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.
Sakit pinggang memang bisa dialami oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Namun di masa haid, perempuan lebih rentan mengalami kondisi ini. Sakit pinggang saat haid dapat terjadi karena adanya kontraksi otot-otot rahim yang cukup kuat untuk mengeluarkan darah haid. Rasa sakitnya bisa bersifat ringan namun juga bisa cukup parah sehingga mengganggu aktivitas harian.
Keluhan nyeri pada pinggang bisa muncul sejak sebelum menstruasi. Ini bisa menjadi salah satu gejala PMS (pre menstrual syndrome) karena perubahan hormon tubuh selama siklus menstruasi. Rasa sakitnya bisa mulai dirasakan 1-2 hari sebelum haid. Kondisinya bisa lebih sakit ketika kadar prostaglandin di dalam rahim meningkat sehingga memicu kontraksi, seperti saat hari pertama haid.
Sakit pinggang ini bisa berkurang seiring masa menstruasi. Namun jika kondisinya cukup parah, nyerinya bisa melebar ke area punggung atau menjalar ke kaki. Sebagian perempuan mungkin akan sulit bergerak termasuk untuk tidur nyenyak. Inilah mengapa insomnia menjadi masalah lain yang bisa muncul di masa menstruasi.
Baca juga: Aman dan Nyaman, Ini Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil 5 Bulan
Tidur merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Tidak hanya soal durasi, memiliki momen tidur yang berkualitas juga tidak kalah penting untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari kegiatan ini. Sayangnya, sulit tidur adalah masalah umum yang dialami oleh perempuan di masa haid. Berbagai keluhan termasuk sakit pinggang dapat membuat perempuan sulit tidur atau tidur dengan nyenyak.
Jika Anda termasuk yang mengalaminya, Anda bisa mencoba beberapa posisi tidur berikut agar rasa nyeri pada pinggang tidak semakin parah dan membantu Anda untuk tidur dengan lebih nyaman.
1. Posisi tidur seperti janin
Posisi tidur saat sakit pinggang haid yang pertama adalah tidur meringkuk seperti janin. Ini adalah posisi yang paling disarankan karena dinilai dapat mengurangi rasa nyeri. Posisi ini dapat membantu otot-otot di sekitar area perut menjadi lebih rileks. Selain itu, tidur seperti janin dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang. Anda cukup memposisikan tubuh ke samping lalu menekuk kaki, pastikan lutut sejajar dengan dada layaknya janin.
2. Posisi tidur telentang dengan bantal di bawah lutut
Berikutnya adalah tidur telentang dengan menambahkan bantal di bawah lutut. Tujuannya untuk mengurangi tekanan di area punggung bawah. Perhatikan ukuran bantal agar tidak terlalu besar sehingga tidak mengganggu aliran darah. Jika Anda tidak memiliki bantal yang sesuai, gunakan gulungan handuk untuk membuat posisi tidur telentang tetap nyaman. Selain itu, jangan lupa pakai bantal lain untuk menopang area leher dan mendukung tulang belakang.
3. Posisi tidur menyamping
Menghadap samping juga merupakan posisi tidur saat sakit pinggang haid yang bisa diterapkan. Anda bisa memilih untuk miring ke kiri atau ke kanan, hal tersebut bergantung pada kenyamanan saja. Cukup mirip dengan posisi fetal yang seperti janin, namun Anda bisa menggunakan bantal tambahan dan meletakkannya di antara kedua paha. Posisi ini dapat membantu mengurangi nyeri serta tekanan pada tulang belakang.
4. Posisi tidur
child’s pose
Child’s pose adalah posisi tidur saat sakit pinggang haid yang juga bisa dicoba. Caranya adalah Anda memposisikan tubuh seperti sujud, yakni kaki ditekuk dengan posisi dada menyentuh paha. Posisi ini dapat membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi tegangan di punggung bawah.
5. Gunakan bantal hangat
Cara lain yang bisa dilakukan untuk membantu tidur lebih lelap saat masa haid adalah dengan menambahkan bantalan hangat di area perut bagian bawah yang nyeri. Sensasi panas bisa membantu otot-otot lebih rileks sehingga sakitnya berkurang.
Baca juga: Ibu Hamil Tidur Miring ke Kanan, Apakah Aman?
Nah, itulah berbagai posisi tidur saat sakit pinggang haid yang bisa diterapkan. Kenyamanan untuk setiap orang bisa berbeda. Oleh karena itu, Anda mungkin perlu mencoba setiap posisi sampai menemukan yang paling cocok. Hindari memaksakan tidur dengan posisi salah karena dapat memperparah kondisi nyeri pada pinggang di masa menstruasi.